Thesis tentang Kitab Fadhoil Amal (Bab Sholat)

Kitab ini telah dikarang oleh al-Syeikh Maulana Muhammad Zakariya merupakan seorang ulama hadith yang ulung.  Kitab ini mengandungi lebih daripada 40 buah hadith yang terdiri pelbagai darjat dan saling menguatkan antara satu dengan yang lain dari segi makna, maksud dan martabatnya.

Tambahan daripada itu, kitab ini mengandungi kelebihan-kelebihan solat, ancaman serta peringatan akan azab bila mana seseorang muslim meninggalkannya, keutamaan solat berjemaah serta ancaman meninggalkan solat berjemaah, kisah-kisah orang soleh mencapai hakikat khusu’ dalam solat dan tatatertib dan cara yang dapat mencapai hakikat solat yang dicadangkan oleh para ulama.  Kitab ini ditulis atas permintaan al-Syeikh Maulana Muhammad Ilyas rah. Dan penulisannya selesai pada 7 Muharram 1358 H/ 1939 M.

Kitab ini mengandungi 87 halaman dan telah diterjemah ke dalam berbagai bahasa seantero dunia yang di antaranya ialah Bahasa Arab dengan tajuk Makān al-Solah fī al-Islām wa Ahammiyatuhā fī Hayah al-Muslim oleh Maulana Muhammad Hassan al-Nadwī.  Bahasa Burma oleh Maulana Muhammad Musa, Bahasa Inggeris oleh Abd al-Rasyid Arsyad, Bahasa Madrasi oleh BA Khalil al-Rahman, Bahasa Benggali oleh Maulana Abd al-Majid, Bahasa Talgha oleh Syed Nurullah Qdiri, Bahasa Malyam oleh Mulwi Muhammad Abd al-Qadir, Bahasa Tamil oleh Khalil al-Rahman, Bahasa Perancis oleh Maulana Ahmad Said, Bahasa Gujrat oleh Munshi Isa Ibrahim, Bahasa Parsi oleh Maulana Asyraf MA, Bahasa Malaysia oleh Haji Yacqub, Bahasa Sahili (Afrika) oleh al-Syeikh Miqdad Yusuf, Bahasa Pushto oleh Haji Muhammad Abd Khaliq dan lain-lain bahasa yang wujud di dunia ini.

4.1.1    Hadith 1

عن بن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ((بني الإسلام على خمس شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة والحج وصوم رمضان))

Maulana Zakariya telah menyatakan bahawa hadith ini telah dikeluarkan oleh al-Bukharī, Muslim dan selain daripada keduanya.  Mengikut kajian yang telah dibuat oleh penulis hadith ini telah diriwayatkan oleh

1.         al-Bukhārī, Sahīh al-Bukhārī, kitab al-imān, bāb ducāukum imānukum, juz 1, hlmn 8, bilgn 117.

2.         Muslim, Sahīh Muslim, kitab al-solah, bab bayān arkān al-islām wa dacāemih al-czam, juz 1, hlmn 19, bilgn 187.

3.         al-Tirmizī, Sunan al-Tirmizī, kitab al-solah, bab mā jāa buniya al-islām calā khams, juz 1, hlmn 190, bilgn 2534, hukumnya hasan sahīh[1] Hadith ini diriwayatkan dengan pelbagai jalan periwayatan daripada Ibn cUmar, seorang perawi dalam hadith ini bernama Sucair bin al-Khims dihukum thiqah.

4.         al-Nasāei, Sunan al-Nasaei,  kitab al-imān wa syaracihi, bab cala kam buniya al-Islam, jilid 1, hlmn 443, bilgn 5016. Hadith ini muttafaq calaihi.

5.         Ahmad, Musnad Ahmad, hadith cAbdullah bin cUmar bin al-Khattab, bilg 4798.

6.         Ibnu Khuzaimah,  Sahīh Ibnu Khuzaimah, bab al-zikr al-dalil cala an iqāmah al-solāt min al-islām juz 1, bilgn 308-309 dan bāb zikr al-bayān an saum syahr Ramadān min al-Islām bilgn 1880.

7.         Ibn Hibān, Sahīh Ibn Hibān, bab al-bayān bi an al-imān wa al-islām li macnā wāhid, juz 1, hlmn 374, bilgn 157. Isnad hadith ini dihukm sahih dengan syarat al-Bukharī dan Muslim. Read more »

Advertisements

Shaykh Muhammad Ibn ‘Alawi al-Maliki’s Letter To Shaykh al-Hadith Mawlana Muhammad Zakariyya

Below is a letter in the handwriting of the Hijazi scholar Shaykh Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki (may Allah shower His mercy upon him), addressed to Shaykh al-Hadith Mawlana Muhammad Zakariyya (may Allah shower His mercy upon him). It was written after Shaykh al-Hadith had gifted the Shaykh a copy of Mawlana Khalil Ahmad Saharanpuri’s (may Allah anctify his secret) Badhl al-Majhud, commentary of Sunan Abi Dawud. This particular edition, published in 20 volumes, was the first of many al-Maktabah al-Imdadiyyah (Makkah) prints and included Shaykh al-Hadith’s beneficial ta’liqat (annotations). Shaykh al-Hadith gifted the work to various notable ‘ulama’ of al-Haramayn.
Shaykh ‘Alawi al-Maliki’s letter to Shaykh al-Hadith Mawlana Muhammad Zakariyya

Shaykh Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki’s letter to Shaykh al-Hadith Mawlana Muhammad Zakariyya

Translation:

In the name of Allah, most Beneficent, most Merciful,

Possessor of Excellence, the learned hadith scholar, remnant of the predecessors and splendour of the successors, the embodiment of blessings, Imam, caller to Allah, my master and my teacher: Shaykh Muhammad Zakariyya, may Allah protect him …

Al-Salam ‘alaykum wa Rahmat Allah

I congratulate you on the arrival of the New Year. May Allah make it one of prosperity, blessings, happiness and favour. Amin.

I thank you for kindly sending to me a copy of the great, renowned and praiseworthy commentary, Badhl al-Majhud, which is crowned with your blessed annotations. May Allah protect, aid and assist you, and may He lengthen your life in His obedience and the excellence of His servitude, and may He enable us to benefit from you. May you always remain [in prosperity].

Your lover and humble servant,

Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki

Servant of the honourable students at the [Umm al-Qura] University and al-Masjid al-Haram

04/01/1394 (AH)

Image taken from: Fihrist Ta’lifat-e-Shaykh, Volume 1, p. 346 (Saharanpur: Maktabah Yadgar-e-Shaykh, Ramadhan 1417 AH / January 1997 CE ed. ) by Mawlana Sayyid Muhammad Shahid Saharanpuri.

Apabila ingin melihat manuscript dari letter/surat tersebut, silahkan untuk membuka di sourse aslinya..

Sumber: http://zakariyya.wordpress.com/2009/07/28/shaykh-muhammad-ibn-alawi-al-malikis-letter-to-shaykh-al-hadith-mawlana-muhammad-zakariyya/

Usaha Dakwah dan Tabligh Para Walisongo di Tanah Jawa (Indonesia)–Bag.2

Dalam artikel sebelumnya https://tetesanhujan.wordpress.com/2009/03/24/usaha-dakwah-dan-tabligh-para-walisongo-di-tanah-jawa-indonesia/ Prof DR. KH imam buchori musliem, LC telah memberikan artikel tentang usaha dakwah dan tabligh para walisongo di nusantara yang diambil dari sumber kitab  TARIKHUL AULIA’ yaitu dari kakek buyutnya sendiri Syeikh maulana murodi bin abdulloh bin husain bin ibrohim Al-Asy’ari, sekitar 421 tahun yang lalu..

Ternyata tidak hanya kitab tarikhul Auliya syaikh maulana murodi bin husain bin ibrohim al asy’ari saja yang menceritakan tentang perjalanan usaha dakwah dan tabligh para walisongo di nusantara ini. Abu Abdullah Muhammad bin Battutah atau lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Batutah telah menuliskan laporan perjalanannya keliling dunia dalam kitab kanzul ulum. Berikut beberapa catatan perjalanan beliau yang kami ambil dari sumber http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg01518.html. mengenai Ibnu bathutah silahkan buka http://id.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Batutah.

Di Gresik (daerah Leran) ditemukan batu bertahun 1082 Masehi berhuruf Arab yang menceritakan bahwa telah meninggal seorang perempuan bernama Fatimah binti Maimun yang beragama Islam. Lalu disekitar tahun 1350 saat memuncaknya kebesaran Majapahit, di pelabuhan Tuban dan Gresik banyak kedatangan para pedagang Islam dari India dan dari kerajaan Samudra (Aceh Utara) yang juga awalnya merupakan bagian dari Majapahit, disamping para pedagang Majapahit yang berdagang ke Samudra. Juga menurut cerita, ada seorang putri Islam berjuluk Putri Cempa dan Putri Cina yang menjadi isteri salah satu raja Majapahit.

Sangat toleransinya Majapahit terhadap Islam terlihat dari banyaknya makam Islam di desa Tralaya, dalam kota kerajaan, dengan angka tertua di batu nisan adalah tahun 1369 (saat Hayam Wuruk memerintah). Yang menarik, walau kuburan Islam tetapi bentuk batu nisannya seperti kurawal yang mengingatkan kala-makara, berangka tahun huruf Kawi, yang berarti bahwa di abad XIV Islam walau agama baru bagi Majapahit tetapi sebagai unsur kebudayaan telah diterima masyarakat. Diketahui pula bahwa para pendatang dari barat maupun orang-orang Tionghoa ternyata sebagian besar beragama Islam, yang terus berkembang dan mencapai puncaknya di abad XVI saat kerajaan Demak. Read more »

Undangan Untuk Hadir di Ijtima’ Malaysia

Undangan dari kaum muslimin Malaysia, untuk hadir pada ijtima’ yang akan mereka adakan pada 9-12 Juli 2009 di Tanah Lapang Berhampiran Bandar Enstek dan Kuarters KLIA.

Kita doakan semoga Alloh Ta’ala permudah, dan semoga menjadi asbab hidayah ke seluruh alam..amin

Sumber: http://ijtimakmalaysia.blogspot.com/

Undangan Untuk Hadir di Ijtima’ Indonesia

Undangan dari kaum muslimin Indonesia, untuk hadir pada ijtima’ yang akan mereka adakan pada 17-20 Juli 2009, di BSD,  Serpong, Tangerang…

Kita doakan semoga Alloh Ta’ala permudah, dan semoga menjadi asbab hidayah ke seluruh alam..amin

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuuh,

Dengan mengharap rahmat dan keridhaan Allah subhanahu wa ta’alaa, insya Allah akan diadakan ijtima’ atau pertemuan ummat Islam di seluruh Indonesia (bahkan dunia) pada tanggal 17-20 Juli 2009 di BSD Tangerang. Tempat sudah dipersiapkan, dari bekas perkebunan kelapa.

Maksud pertemuan ini adalah mengeluarkan jama’ah da’wah sebanyak-banyaknya dengan target 13.230 jama’ah baik 4 bulan maupun 40 hari, dengan rute dalam dan luar negeri. (btw, pertemuan ini khusus ikhwan/laki-laki saja, kalo akhwat/perempuan mungkin di rumah-rumah sekitar atau jarak jauh saja. Tapi sangat dianjurkan sekali untuk kaum wanita untuk buat amal agama di rumah masing-masing.

http://galih.eu/ijtima-indonesia-2009/

Undangan Untuk Hadir di Ijtima’ Libanon

Undangan dari kaum muslimin Libanon, untuk hadir pada ijtima’ yang akan mereka adakan, yang dimulai pada Hari/ tanggal : Jumat, 10 Juli 2009,  di kota Tripoli.

Kita doakan semoga Alloh Ta’ala permudah, dan semoga menjadi asbab hidayah ke seluruh alam..amin

نحمده ونصلي على رسوله الكريم

من اخوانكم في لبنان الى جميع الاحباب العرب والعجم والعالم قدماء ومتمرنين السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ندعوكم الى اجتماعنا السنوي الذي يقام في مدينة طرابلس شمال لبنان

نستقبل الجماعات من اي بلد ولأي مدة حتى على الاقدام ,بفضل الله الجهد عندنا مفتوح في المساجد فيا اهل شورى الدول لا تبخلوا علينا واخرجوا في ربوع لبنان الشام وابعثوا الينا بمشايخكم

واللسام تعليكم ورحمة الله وبركاته

نحمده ونصلي على رسوله الكريم
احبابنا الكرام
باذن الله تعالى ومنه وفضله يبدأ الاجتماع من عصر الجمعة 10 تموزيوليو 2009
نطلب من الجميع الحضور ومن لم يحضره فليتوجه الى الله بالدعاء ان ينجح الاجتماع وتخرج منه الجماعات في سبيل الله الى مختلف دول العالم

Sumber: http://www.binatiih.com/go/news.php?action=view&id=1756&9217fdc92c88c9cc573a43c01cf2a9b3

Undangan Untuk Hadir di Ijtima’ New Jersey (NJ)

Undangan dari kaum muslimin Amerika, untuk hadir pada ijtima’ yang akan mereka adakan pada 26, 27, 28 Juni 2009.

New Jersey Halqa Ijtema

When/Time: June 26-28, 2009, Friday Jumma to Sunday 12pm

Where: Masjid Jalalabad, 61 Van Houten St, Paterson, NJ
St, Paterson, NJ 9..

Kita doakan semoga Alloh Ta’ala permudah, dan semoga menjadi asbab hidayah ke seluruh alam..amin

Ijtima’ Yordan: Kurang Lebih 140 rombongan/ Jamaah dihantar ke seluruh alam

Bismillahi walhamdulillah, washsholatu wassalamu ala rasulillah..amma ba’du Alhamdulillah, ijtima’ Yordan 3 hari yang dimulai tanggal 29, 30, 31 Mei 2009 telah dilaksanakan dengan lancar. Kurang lebih 140 rombongan/ jamaah (kurang lebih sekitar 1.40o orang) dihantar ke seluruh alam (baik di yordan sendiri maupun diluar yordan)..Semoga Alloh terima pengorbanan mereka dan menjadikan asbab hidayah keseluruh alam..Dan semoga Alloh SWT libatkan kita dalam usaha dakwah yang mulia ini, dan menjadikan diri kita asbab hidayah ke seluruh alam..amin

احوال اجتماع الاردن الذي اقيم في عمان في مخيم شلنر بتاريخ 29/5/2009 والذي انتهي صباح 2/6/2009 . الحمد لله شارك في الاجتماع اكثر من 3000 داعية الى الله من كل دول العالم حيث حضر الشيخ عبدالوهاب والشيخ خورشيد مترجما ومشايخ من كراتشي والشيخ مصطفى النوحي من الدنمارك والشيخ راشد الحقان من الكويت ومشايخ من الهند والباكستان ومن كل انحاء المملكة وكان اجتماع ملئ بفكر نشر الدين حيث تشكل حوالى 140 جماعة منهم 100 داخل الاردن و 40 خارج البلاد والطريف في الامر انه ليلة الانتهاء من الاجتماع انتقل الى رحمة الله احد الاحباب الباكستانيين الخارجين في الاردن عن عمر يناهز 30 سنة وغسل وصلى علية في ارض الاجتماع  وفي نهاية الاجتماع دعا الشيخ عبدالوهاب دعاء باللغة العربية  . فكانت مطالب الاجتمتع الذهاب للناس في مشاغلهم وتشكيلهم لجهد الرسول علية السلام لأقامة اوامر الله وجهد الرسول حتى نرحم من الله وندخل الجنة

Sumber: http://www.binatiih.com/go/news.php?action=view&id=1743&04c9f59cecf7926cf10ae87e4d217dc7

Ijtima’ Italia: Kurang lebih 134 Rombongan/jamaah dihantar keseluruh alam

Bismillahi walhamdulillah, washsholatu wassalamu ala rasulillah..amma ba’du

Alhamdulillah, ijtima’ Italia telah dilaksanakan dengan lancar. Kurang lebih 134 rombongan/ jamaah  (kurang lebih sekitar 1.340 orang) dihantar ke seluruh alam..Semoga Alloh terima pengorbanan mereka dan menjadikan asbab hidayah keseluruh alam..Dan semoga Alloh SWT libatkan kita dalam usaha dakwah yang mulia ini, dan menjadikan diri kita asbab hidayah ke seluruh alam..amin

نــحـمـده ونـصـلـي عـلـى رسـولـه الـكـريـم

بفضل الله تعالى ومنّه علينا وفّقنا ويسّر امر اجتماعنا في ـ ايطاليا ـ فتمّ بخير فله الحمد على سابغ فضله ونعمه.وذلك في مدينة پيزا PISA

كما اكرمنا الله بضيوف فحضر الاجتماع جماعات من الامارات و المغرب و من فرنسا واسبانيا والمانيا و النرويج و بـــريطانيا و 2من سويسرا جزاهم الله خير.

المشايخ

شيخ مـــــــلا من الامارات والشيخ البشيري من المغـــــــرب

الحمد لله خرجت 134 جماعة  ل 40 يوم واربعة شهور ومدد مختلفة وتوزعت بين الداخل والخارج

الصومال،تركيا،هولاندا…. اكثرية الى بلاد التمرين.

وكان يوم الاحد الدعاء ثم مصافحة الشيخ البشيري.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sumber: http://www.binatiih.com/go/news.php?action=view&id=1739&dc648679bf80057e77421a22fa13bea4

Masjid Jami’ Raiwind

Masjid ini terletak di desa Raiwind, dekat kota Lahore. Disana terdapat sebah masjid yang sangat hidup kegiatannya (dakwah ila Alloh, taklim wa taklum, dzikir ibadah, serta khidmat/pelayanan) dan sangat lengkap fasilitasnya. Setidak-tidaknya ada 20.000 hingga 35.000 jamaah setiap waktunya yang memakmurkan masjid Raiwind. Ratusan jamaah keluar masuk setiap harinya. Dari masjid tersebut dikirim jamaah –jamaah dakwah ke seluruh penjuru dunia. Tidak ada satu pun negara di dunia ini yang belum pernah didatangi oleh jamaah dari masjid ini.

Demikian juga, setiap hari ratusan jamaah dari berbagai penjuru dunia datang ke masjid ini. Kebanyakan tamu-tamu tersebut berasal dari Timur Tengah dan Asia Tenggara seperti Malaysia dan sekitarnya. Jamaah-jamaah tersebut paling lama akan tinggal tujuh hari di Masjid Raiwind. Setelah itu mereka akan segera dikirimkan ke negara atau tempat yang dituju berdasarkan musyawarah. Mereka akan dikirim untuk waktu yang berbeda-beda, ada yang untuk sebulan, dua bulan, dua puluh hari, empat puluh hari dan sebagainya. Setelah selesai dari masanya, mereka akan kembali ke Masjid Raiwind, baru setelah itu mereka kan kembali ke rumahnya masing-masing untuk melanjutkan kerja agama di kampungnya masing-masing. Read more »