Jepang tahun 1950an: “Sesungguhnya diantara mereka yang memeluk Islam, banyak diantara mereka menyerupai shahabat rhum.”

Kaum muslimin Jepang mengadakan pertemuan, diantara yang hadir ialah Umar Mita, Shadiq Imazumy, Abdul Munir Watonaba, Umar Yokaya, Umar Yamaoka, Musthafa Kamura, dll. Mereka membentuk Asosiasi Muslim pertama di Jepang pada tahun 1953.

Pada masa ini, muncul Jemaah da’wah dan tabligh yang datang dari Pakistan antara tahun 1956 s.d 1960, (diantara mereka ada yang menetap, namun ada juga yang bekerja) Meraka telah mengunjungi Jepang sebanyak empat kali. Saya menemani mereka dalam kunjungannya yang ke-empat pada tahun 1960. Mereka telah membangkitkan semangat warga muslim yang lama dengan semangat dakwah (Umar Mita dan Musthafa Kamura).

Banyak orang-orang baru yang masuk Islam, diantaranya ialah Abdul Karim Saito, Khalid Keba, Dr. Umar Kawabata, Zakariya Nakayama, Ali Mauri, Amin Yamamoto (dan empat orang yang lain yang merupakan para da’i besar di pulau Sakoko, pulau ke-empat di Jepang dan mereka termasuk pengikut Khalid Kiba). Di masa ini, banyak orang yang memeluk agama Islam dengan perantaraan Shadiq Imazumi di bulan ramadhan, diantaranya ialah: Isuzaki, Zubair Suzuki, Shadik Nakayama dan Yusuf Imori.

Pada masa ini, muncul seorang tokoh dakwah yang bernama Abdurrasyid Arsyad, dia adalah seorang Insinyur Pakistan dari Jemaah dakwah dan tabligh. Beliau hafal al-Quran dan pernah mengunjungi Jepang sebagai utusan untuk mengajar dengan biaya dari pemerintahan Jepang pada tahun 1959. Banyak sekali orang yang masuk Islam dengan perantaraannya, diantaranya ialah: Khalid Kiba, beliaulah yang mendorong penulis buku ini untuk datang ke Jepang.

Saya mengenal beliau setelah diperkenalkan Sayyid Abu al-Hasan al-Nadwy dan menemuinya dalam kunjungan Saya ke Pakistan, untuk mengajar ilmu pertanian di Lyallpur, ‘Faisalabad’. Setelah Abdurrasyid kembali ke Jepang, Saya bertemu beliau di Royun dekat kota Lahore pada bulan November 1959 dalam perkumpulan Jemaah tabligh tahunan. Beliau mendorong Saya untuk pergi ke Jepang dengan berkata: “Jepang itu bagaikan taman yang berbunga, penuh dengan buah-buahan yang matang. Kamu dapat masuk ke dalamnya dan mengumpulkan buahnya dengan mudah. Sesungguhnya diantara mereka yang memeluk Islam, banyak diantara mereka menyerupai sahabat”.

Abdurrasyid Arsyad melakukan bimbingan pada awal tahun enampuluh-an melalui telepon antara Mekkah dan Madinah. Saya memberitahukan padanya ketika di Jepang pada tahun 1961  bahwa Umar Meta telah mulai menerjemahkan al-Quran. Saya mengetahuinya karena pernah tinggal bersama Umar Mita dalam satu kamar selama kurang lebih satu tahun. Dia menelepon Saya ketika tinggal di Mekkah al-Mukarramah dan bekerja di Rabithah ‘alam Islamy di awal pendiriannya. Kemudian memanggil Umar Mita, setelah itu Musthafa Kamura, kemudian ketiga orang dari mereka pun menerjemahkan al-Quran untuk warga Jepang secara bersama.

Kemudian Abdurrasyid meninggal dalam kecelakaan mobil antara Madinah dan Mekkah pada tahun 1964 atau awal tahun 1965, Umar Mita dan Musthafa Kamura pun bersama beliau dalam kendaraan tersebut, namun keduanya selamat dari kecelakaan tersebut, sehingga berhasil menyelesaikan penerjemaahan al-Quran.

Diantara yang memeluk Islam pada masa ini ialah pembesar dari Negeri Jepang dan orang yang berpengaruh dalam perjalanan dakwah di Jepang, orang tersebut ialah: Prof. Abdul Karim Sabato, yang memeluk Islam dengan perantaraan orang tabligh yang bekerja sebagai dosen di Universitas Takushoku. Puluhan pemuda Jepang masuk Islam dengan perantaraannya.

Pada tahun enampuluh-an, Kami mengirim mereka bersama ke Universitas al-Azhar, kemudian pada tahun tujuhpuluh-an dikirim ke Universitas yang ada di Arab Saudi. Sekarang ini, mereka menjadi para pengajar bahasa Arab di Universitas yang ada di Jepang dan bekerja di perusahaan besar. Diantara mereka pun ada yang menjadi pengurus Asosiasi Islam Jepang, seperti ustadz Khalid Higuchi yang menjadi direkturnya, Amin Tokomasu dan Yahya Indu.

Sumber:

http://www2.dokidoki.ne.jp/islam/study/samarrahis2.htm

1 comment so far

  1. Herman.M on

    Asw.Akhi!Tlong di posting perkembangan dakwah di negara2 lain.Wslm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: