Archive for November, 2008|Monthly archive page

Alloh SWT menyembunyikan 6 perkara didalam 6 perkara/keadaan

Dari umar rhu, Sesungguhnya Alloh Ta’ala menyembunyikan 6 perkara di dalam 6 perkara/keadaan:

1. Alloh menyembunyikan ridhoNya didalam suatu ketaatan, diantara berbagai ketaatan, agar manusia bersungguh-sungguh di seluruh perbuatan ketaatan, dengan harapan bertemu dengan keridhoaan Alloh Ta’ala

Maka tidak diperbolehkan bagi kita meremehkan suatu perbuatan taat, walaupun sangat kecil, karena sesungguhnya bisa jadi keridhoaan Alloh Ta’ala ada pada ketaatan kecil itu.

2. Alloh menyembunyikan marah-Nya didalam suatu maksiat, diantara berbagai perbuatan maksiat, agar manusia menjauihinya, karena khawatir terjerumus didalamnya.

Maka seseorang tidak diperbolehkan meremehkan maksiat, meskipun sangat halus, karena sesungguhnya ia tidak tahu bahwasanya kadangkala didalam perbuatan itu terdapat kemarahan Alloh Ta’ala.

3. Alloh menyembunyikan lailatul qodar didalam bulan romadhon, agar manusia bersungguh-sungguh dalam menghidupkan seluruh bulan romadhon dengan beribadah. Karena sesungguhnya ganjaran ibadah sunnah sama seperti ganjaran ibadah fardhu di bulan lain, sebagaimana sisebutkan dalam hadits.

Continue reading

Advertisements

Syarat-syarat ilmu

Salah seorang ulama bersyair,

Belajarlah jika keadaanmu bukan orang yang berilmu..karena tiada ilmu kecuali di sisi pencari pelajaran

Syarat-sayarat ilmu sebagaimana pendapat imam an nawawi ada 8:

1) Syarat pertama adalah mengamalkan segala yang diketahuinya

Anas rhu berkata, “ Ulama cita-citanya untuk memperhatikan, sedangkan orang-orang bodoh cita-citanya adalah meriwayatkan (menceritakan). 1)

2) Syarat kedua menyebarkan Ilmu

Allah Ta’ala berfirman:….Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepada mereka (At-taubah:122)

Anas rhu meriwayatkan, bahwasanya baginda rasulullah saw bersabda kepada para sahabatnya: Inginkah kalian aku beritakan tentang yang paling dermawan diantara para dermawan?”

Para sahabat berkata: “Tentu Ya rasulullah”

Nabi saw bersabda, “Alloh adalah Zat yang paling dermawan diatara para dermawan, dan aku anak adam yang paling dermawan, dan mereka yang paling dermawan setelahku adalah:

1. Orang yang mempelajari ilmu , lalu menyebarkannya, ia akan dibangkitkan di hari kiamat sebagai umat yang sendirian (istimewa) dan

2. Orang yang merdermakan dirinya di jalan Alloh (fi sabilillah) hingga terbunuh. 2)

Continue reading

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu Bidah? (Bag.3)

(Lanjutan dari bagian kedua)

Penentuan waktu untuk tujuan syar’i termasuk sunnah

Syaikh Aiman abu syadi bekrta, “selanjutnya kami menyampaikan bahwa apabila kami menerima bantahan tentang tahdid (pembatasan) dalam mahfum adad—yaitu khuruj 3 hari, 40 hari, 4 bulan, dsb—ini sebagai pembatasan waktu, maka siapakah diantara alim ulama muktabar yang mengatakan bahwa pembatasan waktu untuk melakukan kewajiban-kewajiban syari itu adalah bidah sehingga harus ditinggalkan?????

Berikut ini adalah dalil yang terdapat di dalam hadits shahih Bukhori, kitab ilmu, Bab: Nabi saw memelihara (waktu) kepada mereka untuk memberi mau’izhah dan ilmu agar mereka tidak bubar”

Ibnu Mas’ud ra, meriwayatkan, “ Nabi saw mengatur (waktu) untuk kami dalam memberi nasehat di (sela) hari-harinya untuk menghindari kejenuhan terhadap kami” (shohih bukhro:I/27, msulim dalam bab taubat)

Ibnu hajar rah menulis, “Ungkapan; Nabi saw memelihara waktu untuk mereka, “lafdz At-Takhawul berarti memelihara waktu untu mereka, Al mau’izhah berarti nasehat dan peringatan, lafadz al ilmu diathofkan kepada lafadz Al Mau’izhah sehignga termasuk dalam bab ‘ Mengikutkan lafazh yang umum kepada yang khusus’, karena Al ilmu mengandung Mau’izhah dan yang lainnya. Diathafkan demikian, karena Mau’izhah terdapat dalam nash hadits dan lafazh al ilmu disebutkan sebagai dasar pengambilan hukum” (fathul bari:I/195)

Perhatikanlah pendapat Imam hafizh Ibnu hajar rah, bahwa Al Mau’izhah adalah nasehat dan peringatan. Dan kita ketahui bahwa tidak ada aktivitas dakwah kecuali berupa nasehat dan peringatan terhadap manusia tentang ajaran-ajaran agama mereka. Continue reading

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu Bidah? (bag.2)

Lanjutan dari bagian satu

v Contoh ke 3: Imam muslim meriwayatkan hadits dari aisyah rha, rasulullah saw bersabda, “tiada seorang mayit yang disholati oleh kaum muslimin yang mencapai jumlah 100 orang yang semuanya mensyafaatinya, kecuali pada hari kiamat mereka akan mensyafaatinya.” (shohih muslim-Misykatul Mashobih, no 1661)

Lalu beliau juga menybutkan sebuah hadits Ibnu abbas ra, “sesungguhnya seorang putranya meninggal dunia di Qudaid atau di Usfan, lalu ia berkata, Ya Kuraib!! Lihatlah orang-orang yang datang untuk mensholati mayit dan hitunglah! Kuraib berkata, lalu aku keluar dan tiba-tiba orangsudah berkumpul. Akupun menghitungnya, lalu aku kukabarkan kepada Ibnu abbas, lalu dia berkata, “ Apakah kamu berkta mereka 40 orang?” Kuraib menjawab, “Ya”. Ibnu abbas berkata, “Keluarkanlah mayitnya! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “ Tidak ada seorang pria muslim yang meninggal dunia, lalu jenazahnya disholati oleh 40 orang laki-laki yang tidak menyekutukan Alloh dengan apapun, kecuali Alloh akan memberi mereka syafaat untuk mayit. “ (Shohih muslim-misykatul mashobih, no.1660).

Imam an nawawi rah dalam riyadhush sholihin, bab Disukai memperbanyak orang yang sholat atas jenazah dan menjadikan shaf mereka menjadi 3 atau lebih, juga menyebutkan hadits tersebut.

Murtsid bin abdillah al yazani berkata, Malik bin Hubairah ra, apabila mensholati jenazah, dan ia menganggap jumlahnya sedikit, maka ia membaginya menjadi 3 shaf, lalu ia berkata, Rasulullah saw bersabda, Apabila seorang mayit disholati oleh 2 shaf, maka mayit tersebut wajib masuk syurga. “(Abu dawud, Tirmidzi-Kanzul Ummal. No. 42265)

Imam an nawawi rah dalam membahas hadits nabi saw tersebut menyatakan, “Tiada seorang mayit yang dihsolati oleh umat muslim yang mencapai seratus orang, yang semuanya mensyafaatinya, kecuali mereka mensyafaatinya (pada hari kiamat).” Continue reading

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu bidah?? (Bag 1)

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu bidah??

Mereka berkata, khurujnya ahli dakwah selama 3 hari, 40 hari atau 4 bulan adalah bidah, sebab nabi saw dan para shohabatnya tidak pernah melakukannya, para tabiin dan juga para imam??????


Khuruj 3 hari, 40 hari dan 4 bulan

Entah apa yang terjadi pada manusia hari ini, para penuduh yang berkata bahwa khuruj fi sabilillah itu bidah, nampaknya lebih menyukai kondisi manusia yang tetap dalam kelalaian dan kemaksiatan serta jauh dari ketaatan, daripada berbongdong-bondongnya manusia bertaubat dan khuruj untuk mengishlah diri mereka serta tutut mendakwahkan agama pada manusia????

Dan senadainya seorang ahli maksiat berubah menjadi taat itu tidak diterima oleh mereka, sebab (menurut tanggapan mereka) pelaku bidah itu tidak dapat diharapakan taubatnya, berdasarkan hadits nabi saw “ Barangsiapa membuat sesuatu yang baru dalam perkara (agama) kami ini sesuatu yang bukan darinya, maka dia tertolak” (bukhari :III, kitab shulh, Ibnu Majah:1/7), berarti segala ketaatan orang tersebut sebagai hasil khurujnya atau melalui khuruj, sehingga ia dapat mengingglkan dosa-dosa besar dan berbagai kemaksiatan sertakerusakan adalah tertolak disisi mereka, sebab mereka menganggap segala sesuatu yang dibuat untuk sesuatu yang batil itu adalah batil.

Demikianlah tuduhan mereka kepada ahli dakwah dan tabligh serta orang-orang yang telah berubah menjadi baik dengan perantara dakwah dan khuruj fi sabilillah. Mereka menolak taubatnya para pelacur, penzina, koruptor, pencuri, pemabuk dan sebagainya, yeng telah bertaubat melalui usaha dakwah hanya karena mereka itu pernah khuruj bersama jamaah tabligh… Continue reading

Suatu pandangan tentang Khuruj fii Sabilillah

Tidak bisa dipungkiri banyak kaum muslimin yang mendapatkan manfaat dari khuruj fii sabilillah ini..Yang dulunya bergelimang maksiat, namun setelah mengikuti program khuruj berubah 180%. Yang tadinya tidak menyukai amal-amal agama, namun berubah 180% atas asbab khuruj ini..Yang tadinya tidak kenal apa itu sahababat nabi saw, namun atas asbab usaha dakwah dan tabligh, hari demi hari ditaklimkan tentang kehidupan para shahabat nabi. Bahkan yang tadinya tidak kenal masjid, kini mereka menghidupkan amalan-amalan masjid, menjadi ahli-ahli masjid .Rumah-rumah yang dulunya kosong akan amal agama, kini lahirlah dari rumah-rumah tersebut calon hafidz hafidzah agama, mereka berlomba-lomba mengirimkan putra-putri mereka ke para alim ulama untuk dididik.. Mereka dulunya tidak kenal apa itu sunah-sunah nabi, namun atas asbab usaha dakwah dan tabligh mereka kini menjadi pengamal dan pembela-pembela sunnah-sunnah nabi dalam kehidupan sehari-hari mereka..

Dari mereka ada yang mantan narkoba, artis, koruptor, preman, penzina. Ada orang kaya miskin, pejabat, petani, pedagang, buruh. Bahkan alim ulama, kyai, ustad, para santri, pelajar..Mereka bersatu dalam satu risau, satu fikir dan satu gerak..Risau tentang diri mereka dan umat ini, bagaimana mereka maju bersama menjadi umat baginda rasulullah saw. Meneruskan usaha yang mulia dari baginda rasulullah saw..

Namun, sangat mengherankan dikalangan umat ini ada yang mencemooh mereka, menghardik mereka, dan membidah-bidahkan mereka hanya karena mereka menjalankan program khuruj fii sabilllah 3 harian, 40 harian, 4 bulanan. Mereka katakan, bahwa hal tersebut tidak ada di jaman Rasulullah dan para shohabat. Padahal program khuruj tersebut hanyalah suatu tertib untuk memudahkan bagi umat saja, sama saja seperti suatu tertib atau program pesantren-pesantren di dunia ini, yang perlu diatur waktu mereka supaya umat mendapatkan kemudahan disana..Apakah di jaman rasulullah saw dan para shohabat rhum pernah ada program pesantren dengan pembatasan waktu bagi pelakunya??? Siapakah hari ini yang menafikkan usaha pesantren?? siapakah hari ini yang menafikkan pembatasan waktu program pesantren??? Jawabnya tidak ada…

InsyaAlloh akan saya hadirkan dihadapan saudara, suatu pembahasan pandangan tentang khuruj fii sabilillah. Sumber saya ketik dari buku Kupas Tuntas Jamaah Tabligh, jilid 2..InsyaAllah nanti akan saya bagi menjadi beberapa bagian supaya tidak menjadi panjang membacanya..

Abu raudhoh

Kitab safinatun najah bagian 3

(فصل) أركان صلاة الجنازة سبعة :الأول النية ،الثاني أربع تكبيرات ، الثالث القيام على القادر ، الرابع قراءة الفاتحة ،الخامس الصلاة على النبي صلى الله علية وسلم بعد الثانية،السادس الدعاء للميت بعد الثالثة ،السابع السلام (فصل)أقل الدفن : حفرة تكتم رائحته وتحرسه من السباع .وأكمله قامة وبسطة، ويوضع خده على التراب ويجب توجيهه إلى القبلة .
(فصل) ينبش الميت لأربع خصال : للغسل إذا لم يتغير ولتوجيهه إلى القبلة وللمال إذا دفن معه ، والمرأة إذا دفن جنينها وأمكنت حياته

(فصل) الإستعانات أربع خصال : مباحة وخلاف الأولى ومكروهه وواجبة فالمباحة هي تقريب الماء ، وخلاف الأولى هي صب الماء على نحو المتوضئ ،والمكروهه هي لمن يغسل أعضاءه ، والواجبة هي للمريض عند العجز. (فصل) الأموال التي تلزم فيها الزكاة ستة أنواع: النعم والنقدان والمعشرات وأموال التجارة ، وواجبها ربع عشر قيمة عروض التجارة والركاز والمعدن.
(فصل) يجب صوم رمضان بأحد أمور خمسة : (أحدها ) بكمال شعبان ثلاثين يوما (وثانيها) برؤية الهلال في حق من رآه وان كان فاسقا (وثالثا) بثبوته في حق من لم يره بعدل شهادة (ورابعا) بإخبار عدل رواية موثوق به سواء وقع في القلب صدق أم لا أوغيره موثوق به إن وقع في القلب صدقه (وخامسها) بظن دخول رمضان بالإجتهاد فيمن اشتبه عليه ذلك .
(فصل) شروط صحته أربعة أشياء : إسلام وعقل ونقاء من نحو حيض وعلم بكون الوقت قبلا للصوم .
(فصل) شروط وجوبه خمسة اشياء : اسلام وتكليف وإطاقة وصحه وإقامة .
(فصل)أركانه ثلاثة أشياء: نية ليلا لكل يوم في الفرض وترك مفطر ذاكرا مختارا غير جاهل معذور وصائم .
(فصل) يجب مع القضاء للصوم الكفارة العظمى والتعزير على من أفسد صومه في رمضان يوما كاملا بجماع تام آثم به للصوم
Continue reading

Kitab safinatun najah bagian 2

(فصل ) أعذار الصلاة اثنان : النوم والنسيان .
(فصل) شروط الصلاة ثمانية : طهارة الحدثين والطهارة عن النجاسة في الثوب والبدن والمكان وستر العورة واستقبال القبلة ودخول الوقت والعلم بفريضتة وأن لايعتقد فرضا من فروضها سنة واجتناب المبطلات .
الأحداث اثنان : أصغر وأكبر . فالأصغر ماأوجب الوضوء . والأكبر ماأوجب الغسل *

العورات أربع : عورة الرجل مطلقا والأمة في الصلاة ما بين السرة والركبة .
(فصل ) أركان الصلاة سبعة عشر : الأول النية ،الثاني تكبيرة الإحرام ، الثالث القيام على القادر في الفرض ،الرابع قراءة الفاتحة ، الخامس الركوع ، السادس الطمأنينة فية ، السابع الإعتدال ،الثامن الطمأنينة فيه ، التاسع السجود مرتين ،العاشر الطمأنينة فية ، الحادي عشر الجلوس بين السجدتين ، الثاني عشر الطمأنينة فية ،الثالث عشر التشهد الأخير ،الرابع عشر القعود فيه ،الخامس عشر : الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم ،السادس عشر السلام ،السابع عشر الترتيب .
(فصل) النيه ثلاث درجات : إن كانت الصلاة فرضا وجب قصد الفعل والتعيين والفرضية وإن كانت نافلة مؤقتة كراتبة او ذات سبب وجب قصد الفعل والتعيين ، وان كانت نافلة مطلقة وجب قصد الفعل فقط .
الفعل :أصلي والتعيين: ظهرا أو عصرا و الفرضية : فرضا .
(فصل) شروط تكبيرة الإحرام : ستة عشرة أن تقع حالة القيام في الفرض وأن تكون بالعربيه وأن تكون بلفظ الجلالة وبلفظ أكبر والترتيب بين اللفظتين وأن لايمد همزة الجلالة وعدم مد باء أكبر وأن لا يشدد الباء وأن لايزيد واواً ساكنة أو متحركة بين الكلمتين ، وأن لايزيد واوا قبل الجلالة وأن لايقف بين كلمتي التكبير وقفة طويلة ولا قصيرة ، وأن يسمع نفسة جميع حروفها ودخول الوقت في المؤقت وإيقاعها حال الإستقبال وأن لا يخل بحرف من حروفها وتأخير تكبيرة المأموم عن تكبيرة الإمام.
(فصل ) شروط الفاتحة عشرة : الترتيب والموالاة ومراعاة تشديداتها وأن لا يسكت سكتة طويلة ولا قصيرة يقصد قطع القراءة وقراءة كل آياتها ومنها البسملة وعدم اللحن المخل بالمعنى وأن تكون حالة القيام في الفرض ، وأن يسمع نفسة القراءة وأن لا يتخللها ذكر أجنبي .
Continue reading

Kitab safinatun najah bagian 1

متن سفينة النجاة
في أصول الدين والفقه
للشيخ العالم الفاضل : سالم بن سمير الحضرمي
على مذهب الإمام الشافعي
نفعنا الله بعلومه آمين

قال الله تعالى :
( لكل جعلنا منكم شرعة ومنهاجاً )

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين ، وبه نستعين على أمور الدنيا والدين ،وصلى الله وسلم على سيدنا محمد خاتم النبيين ،واله وصحبه أجمعين ، ولاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم ،
(فصل) أركان الإسلام خمسة : شهادة أن لاإله إلاالله وأن محمد رسول الله وإقام الصلاة ، وإيتاء الزكاة , و صوم رمضان ، وحج البيت من استطاع إليه سبيلا .
(فصل ) أركان الإيمان ستة: أن تؤمن بالله ، وملائكته، وكتبه ، وباليوم الآخر ، وبالقدر خيره وشره من الله تعالى .
(فصل ) ومعنى لاإله إلاالله : لامعبود بحق في الوجود إلا الله .
(فصل ) علامات البلوغ ثلاث : تمام خمس عشرة سنه في الذكروالأنثى ، والاحتلام في الذكر والأنثى لتسع سنين ، و الحيض في الأنثى لتسع سنين .
(فصل) شروط إجزاء الحَجَرْ ثمانية: أن يكون بثلاثة أحجار ، وأن ينقي المحل ، وأن لا يجف النجس ، ولا ينتقل ، ولا يطرأ عليه آخر ، ولا يجاوز صفحته وحشفته ، ولا يصيبه ماء ، وأن تكون الأحجار طاهرة.
(فصل ) فروض الوضوء ستة: الأول:النية ، الثاني : غسل الوجه ، الثالث: غسل اليدين مع المرفقين ، الرابع : مسح شيء من الرأس ، الخامس : غسل الرجلين مع الكعبين ، السادس :الترتيب .
(فصل ) النية : قصد الشيء مقترنا بفعله ، ومحلها القلب والتلفظ بها سنة ، ووقتها عند غسل أول جزء من الوجه ، والترتيب أن لا يقدم عضو على عضو .
(فصل ) الماء قليل وكثير : القليل مادون القلتين ، والكثير قلتان فأكثر. القليل يتنجس بوقوع النجاسة فيه وإن لم يتغير . والماء الكثير لا يتنجس إلا إذا تغير
طعمه أو لونه أو ريحه.
Continue reading

Kitab safinatun najah (pendahuluan)

Kitab safinatun najah

Oleh Syaikh al ’Alim al Fadhil Salim bin Sumair al Hadhromi

Apa yang ada di depan saudara adalah kitab safinatun najah karangan syaikh al alim al fadhil salim bin sumair al hadromi. Kitab ini tidak begitu tebal, tipis, namun manfaatnya sangat besar. Kitab yang membahas masalah fikih (khususnya madzab syafi’i) ini pada umumnya diajarkan pertama kali kepada putra-putri ataupun orang awam yang sedang belajar agama islam, dan juga di pesantren-pesantren. Di indonesia sendiri, kitab ini paling banyak dibahas oleh guru-guru di pengajian beliau-beliau, para ustadz sebelum masuk ke masalah agama yang lain, kitab tersebut begitu ringkas namun bobotnya sangat bagus .Beberapa kitab syarah telah dibuat oleh alim ulama untuk menjelaskan kitab ini, seperti syaikh nawawi albantani yang terkenal sebagai imam nawawi atstsani (imam nawawi kedua) yang menulis satu kitab syarah penjelasan atas kitab ini..

Saya akan coba copikan kitab dan terjemahan dari kitab safinatun najah tersebut dalam beberapa bagian dalam web ini..terjemahan saya ambil dari situs http://zakimtp.blogspot.com/2008_08_01_archive.html

Yang jelas, kitab ini sangat bagus dan memberikan manfaat banyak bagi umat muslim. Semoga Alloh SWT terima pengorbanan syaikh salim bin sumair al hadromi dan mengangkat derajat beliau disisiNya..amin ya rabbal alamin